Skip to main content

Soal Fungsi Konsumsi dan Fungsi Tabungan

Kembali lagi Admin di sini akan membahas tentang soal-soal latihan UN ekonomi. Kali ini pokok bahasan yang akan dikupas adalah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan untuk itu silahkan adik-adik simak penjelasan di bawah ini.

Tingkat konsumsi seseorang tergantung pada jumlah penghasilan atau pendapatan yang diperolehnya. Semakin besar penghasilan maka semakin besar tingkat konsumsi orang tersebut bahkan pada jumlah tertentu dari penghasilan yang ada dapat disisihkan sebagai tabungan di Bank. Sebaliknya, semakin kecil penghasilan seseorang maka semakin rendah tingkat konsumsinya.

Dari penghasilan (Y) yang diterima masyarakat, sebagian akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya atau konsumsi (C) dan sebagian lagi ditabung (S) sehingga kalau dirumuskan maka dapatlah dinyatakan dengan Y = C + S.

Antara pendapatan, konsumsi, dan tabungan terdapat hubungan yang erat. Sifat hubungan ketiga kata di atas kemudian disebut dengan fungsi konsumsi dan fungsi tabungan.

Untuk lebih memahami lagi silahkan dipelajari contoh soal berikut!

  1. Jika fungsi konsumsi C = 95.000 + 0,75Y dalam rupiah, sedangkan C merupakan besarnya konsumsi, Y besarnya pendapatan, maka besarnya konsumsi apabila tabungan sebesar Rpl00.000,00 adalah ...
    • A. Rp780.000,00
      B. Rp680.000,00
      C. Rp195.000,00
      D. Rp100.000,00
      E. Rp95.000,00

      Pembahasan Soal:

      Pendapatan (Y) sama dengan jumlah konsumsi (C) ditambah jumlah tabungan (S), atau dalam kalimat matematikanya
      Y = C + S
      Jika C = 95.000 + 0,75Y dan S = Rp100.000,00
      Maka besar konsumsi (C) adalah ....

      Penyelesaian
      Y = C + S
      Y = 95.000 + 0,75Y + 100.000
      Y - 0.75Y = 95.000 + 100.000
      (1 - 0.75)Y = 195.000
      (0,25)Y = 195.000
      Y = 195.000 / 0,25
      Y = 780.000

      Jika diketahui nilai Y = 780.000 maka besar konsumsi (C) adalah ...
      (kembali ke bentuk persamaan C )
      C = 95.000 + 0.75Y
      C = 95.000 + 0.75 x 780.000
      C = 95.000 + 585.000
      C = 680.000

      Jawaban B

  2. Bpk. Mardan memiliki pendapatan awal sebesar Rp1.000.000,00 dengan fungsi konsumsi C = 150.000 + 0,70Y. Pada saat pendapatannya naik menjadi Rp3.500.000,00 maka besarnya tabungan yang dimiliki Bpk. Mardan adalah ...
    • A. Rp150.000,00
      B. Rp750.000,00
      C. Rp850.000,00
      D. Rp900.000,00
      E. Rp2.600.000,00

      Pembahasan Soal

      Diketahui fungsi konsumsi C = 150.000 + 0,70Y pada saat Y = Rp1.000.000,00
      Jika pandapatan naik menjadi Rp3.500.000,00
      Maka besar tabungan (S) adalah ...

      Penyelesaian
      Y = C + S
      S = Y - C
      S = 3.500.000 – (150.000 + 0,70 x 3.500.000)
      S = 3.500.000 – (150.000 + 2.450.000)
      S = 3.500.000 – (2.600.000)
      S = 900.000

      Jawaban D

  3. Ketika tuan Tono belum bekerja, besar konsumsinya sebesar Rp100.000,00, dan pada saat Tuan Tono sudah bekerja dengan penghasilan Rp1.000.000,00 besar konsumsinya Rp800.000,00.
    • Bentuk fungsi konsumsi Tuan Tono adalah ...
      A. C = 100.000 + 0,30Y
      B. C = 100.000 + 0,70Y
      C. C = -100.000 + 0,30Y
      D. C = -100.000 + 0,70Y
      E. C = 800.000 + 0,70Y

      Pembahasan Soal

      Jika diketahui
      Y1 = Rp0 (tidak punya penghasilan karena belum bekerja)
      C1 = Rp100.000,00
      Y2 = Rp1.000.000,00
      C2 = Rp800.000,00

      Maka bentuk fungsi konsumsinya adalah ...?

      Penyelesaian
      Bentuk fungsi konsumsi yaitu,
      C = a + bY
      Dimana
      a = Besar konsumsi pada saat pendapaatan sebesar 0 (nol), jadi nilai a = Rp100.000,00
      b = Angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya perubahan pendapatan nasional (MPC).

      Untuk memperoleh nilai MPC atau tingkat kecondongan garis (gradien) rumusnya:
      MPC = C2-C1/Y2-Y1
      MPC = ( 800.000 - 100.000 ) / ( 1.000.000 – 0 )
      MPC = ( 700.000 ) / ( 1.000.000 )
      MPC=b = 0,70
      Jadi bentuk fungsi konsumsinya adalah
      C = a + bY
      C = 100.000 + 0,70Y

      Jawaban B

  4. Tuan Arman belum bekerja, ia memiliki konsumsi sebesar Rp200.000,00 perbulan, setelah bekerja dengan penghasilan Rp1.000.000,00 perbelan konsumsinya sebesar Rp500.000,00 perbulan, maka bentuk fungsi konsumsi Tuan Arman adalah ...
    • A. C = 200.000 - 0,7Y
      B. C = -200.000 + 0,3Y
      C. C = 200.000 + 0,7Y
      D. C = 200.000 + 0,3Y
      E. C = -200.000 + 0,7Y

      Pembahasan Soal

      Jika diketahui
      Y1 = Rp0 (tidak punya penghasilan karena belum bekerja)
      C1 = Rp200.000,00
      Y2 = Rp1.000.000,00
      C2 = Rp500.000,00
      Maka bentuk fungsi konsumsinya adalah ...?

      Penyelesaian
      Bentuk fungsi konsumsi yaitu,
      C = a + bY
      Dimana
      a = Besar konsumsi pada saat pendapaatan sebesar 0 (nol), jadi nilai a = Rp200.000,00
      b = Angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya perubahan pendapatan nasional (MPC).

      Untuk memperoleh nilai MPC atau tingkat kecondongan garis (gradien) rumusnya:
      MPC = C2-C1/Y2-Y1
      MPC = ( 500.000 - 200.000 ) / ( 1.000.000 – 0 )
      MPC = ( 300.000 ) / ( 1.000.000 )
      MPC=b = 0,30
      Jadi bentuk fungsi konsumsinya adalah
      C = a + bY
      C = 200.000 + 0,30Y

      Jawaban D

  5. Bapak Joko bekerja pada PT. Sentosa dengan penghasilan perbulan sebesar Rp3.300.000,00. Penghasilan itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sebesar Rp3.250.000,00 perbulan. Penghasilan Bapak Joko naik menjadi Rp3.700.000,00 perbulan yang digunakan untuk konsumsi sebesar Rp3.550.000,00 perbulan
    • Bentuk fungsi konsumsi yang terjadi pada Bapak Joko adalah ...
      A. C = 775.000 + 0,75Y
      B. C = 775.000 + 0,25Y
      C. C = 775.000 + 1,33Y
      D. C = 550.000 + 0,75Y
      E. C = 550.000 + 0,25Y

      Pembahasan Soal

      Jika diketahui
      Y1 = Rp3.300.000 (tidak punya penghasilan karena belum bekerja)
      C1 = Rp3.250.000,00
      Y2 = Rp3.700.000,00
      C2 = Rp3.550.000,00
      Maka bentuk fungsi konsumsinya adalah ...?

      Penyelesaian
      Bentuk fungsi konsumsi yaitu,
      C = a + bY
      Dimana
      a = Besar konsumsi pada saat pendapaatan sebesar 0 (nol)
      a dapat dicari dengan rumus:
      a = (APC–MPC) Yn
      Untuk memperoleh nilai APC rumusnya:
      APC = C / Y
      APC = 3.550.000 / 3.700.000
      APC = 0,9594595

      Untuk memperoleh nilai MPC atau tingkat kecondongan garis (gradien), rumusnya:
      MPC = C2-C1/Y2-Y1
      MPC = ( 3.550.000 – 3.250.000 ) / ( 3.700.000 – 3.300.000 )
      MPC = ( 300.000 ) / ( 400.000 )
      MPC = b = 0,75
      Sehingga
      a = (APC–MPC) Yn
      a = ( 0,9594595 – 0,75 ) x 3.700.000
      a = 775.000

      Jika a = 775.000 dan b= 0,75, maka rumus fungsi konsumsinya menjadi
      C = a + bY
      C = 775.000 + 0,75Y

      Jawaban A

Kembali ke : Kisi-Kisi UN Ekonomi IPS Jenjang SMA, MA, dan Sederajat

Demikian cara menghitung fungsi konsumsi dan fungsi tabungan atau investasi mudah-mudahan dapat dipahami, dan terima kasih.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar