Skip to main content

Menghitung Pendapatan Nasional

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua. Adik-adik pelajar SMA dan MA, kali ini Admin akan membagikan contoh soal penghitungan pendapatan nasional dengan berbagai pendekatan. Sebelum melatih diri menjawab contoh soal UN terlebih dahulu adik baca penjelasan singkat tentang metode pendekatan pendapatan nasional berikut ini.

Metode Pendekatan Pendapatan Nasional

Berangkat dari teori diagram arus lingkar kegiatan pelaku ekonomi (circulair flow diagram) terutama pada diagram arus lingkar perekonomian sederhana, penghitungan pendapatan nasional dapat dilakukan dengan tiga (3) metode pendekatan yang nantinya akan menghasilkan nilai yang sama. Tiga metode pendekatan penghitungan pendapatan nasional yang dimaksud yaitu:

1. Metode Pendekatan Pendapatan

Dalam metode ini cara yang dilakukan adalah dengan menjumlahkan seluruh pendapatan yang diterima masyarakat sebagai pemilik faktor produksi atas penyerahan faktor produksinya kepada perusahaan.

    Rumus Pendekatan Pendapatan
    PN = r + w + i + p
    Keterangan:
    PN = Pendapatan Nasional
    r = rent (sewa) tanah
    w = wage (upah/gaji) tenaga kerja
    i = interest (bunga) modal
    p = profit(Laba/keuntungan) pengusaha

2. Metode Pendekatan Pengeluaran

Dalam metode ini cara yang dilakukan adalah dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga dan pemerintah untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan pada tahun tertentu.

Dari pendapatan yang diperoleh rumah tangga dan pemerintah, sebagian dipakai/dikeluarkan untuk mengkonsumsi barang dan jasa kebutuhan sehari-hari dan sebagian lagi diinvestasikan. Tidak hanya di dalam negeri barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan juga dikonsumsi oleh masyarakat di luar negeri melalui kegiatan ekspor. Oleh karena itu kegiatan ekspor akan menambah jumlah pengeluaran negara. Sedangkan barang dan jasa impor yang dikonsumsi oleh masyarakat dan pemerintah tidak dimasukkan dalam pengeluaran justru akan mengurangi pengeluaran yang artinya mengurangi nilai pendapatan nasional.

    Jadi kalau kita rumuskan akan menjadi:
    PN = C + G + I + (X-M)
    Keterangan:
    PN = Pendapatan Nasional
    C = Consumption (Konsumsi Masyarakat)
    G = Government (Pengeluaran Pemerintah)
    I = invesment (Investasi)
    X = Export(Ekspor)
    M = Import(Impor)

3. Metode Pendekatan Produksi

Dalam metode ini cara yang dilakukan adalah dengan menjumlahkan nilai tambah (value added)barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam setahun.

Hasil produksi dari setiap lapangan usaha seperti:

    a. Pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan;
    b. Pertambangan dan penggalian;
    c. Industri pengolahan;
    d. Listrik, gas, dan air minum;
    e. Bangunan;
    f. Perdagangan, hotel, dan restoran;
    g. Pengangkutan dan komunkasi;
    h. Bank dan lembaga keuangan lainnya;
    i. Sewa rumah;
    j. Pemerintahan dan pertahanan; dan
    k. Jasa-jasa.

kemudian dijumlahkan dalam satu tahun dan dikalikan dengan harga satuan masing-masing.

    Sehingga rumusnya menjadi:
    PN = (P1.Q1) + (P2.Q2) + ... + (Pn.Qn)
    Keterangan:
    PN = Pendapatan nasional
    Q = Jumlah barang
    P = Harga barang
    1,2,3 dst = jenis bidang/lapangan usaha
    n = sampai bidang/lapangan usaha tertentu

Baiklah, selanjutnya silahkan menjawab contoh soal penghitungan pendapatan nasional berikut:

1. Berikut ini merupakan komponen-komponen perhitungan pendapatan nasional:

    (1) Sewa atas pemilik tanah
    (2) Bunga atas modal
    (3) Konsumsi dari rumah tangga
    (4) Upah tenaga kerja
    (5) Investasi perusahaan

    Komponen-komponen pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan adalah ....

    A. (1), (2), dan (3)
    B. (1), (2), dan (4)
    C. (2), (3), dan (4)
    D. (2), (4), dan (5)
    E. (3), (4), dan (5)

    Pembahasan Soal
    Penghitungan Pendapatan Nasional Melalui Pendekatan Pendapatan
    Rumah tangga konsumen (masyarakat) memperoleh penghasilan dari rumah tangga produsen (perusahaan) karena telah menyerahkan faktor produksi miliknya seperti tanah, tenaga kerja, modal dan skills. Oleh perusahaan faktor produksi ini dikombinasikan sedemikian rupa untuk menghasilkan barang dan jasa.

    Bentuk penghasilan yang diterima rumah tangga berbeda-beda tergantung dari sumber daya (faktor produksi) yang dimiliki. Berikut bentuk-bentuk penghasilan yang diterima rumah tangga.
    1. Pemilik tanah mendapat penghasilan berupa sewa (rent)
    2. Pemilik tenaga kerja mendapat penghasilan berupa upah/gaji (wage)
    3. Pemilik modal mendapat penghasilan berupa bunga (interest)
    4. Pengusaha mendapat penghasilan berupa laba/keuntungan (profit)

    Jadi, yang merupakan komponen-komponen pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan adalah (1) Sewa atas pemilik tanah, (2) Bunga atas modal, dan (4) Upah tenaga kerja.

    Jawaban B

2. Perhatikan data pendapatan nasional berikut!

    1. Sewa Rp125 miliar
    2. Investasi masyarakat Rp214 miliar
    3. Impor dari luar negeri Rp82 miliar
    4. Ekspor ke luar negeri Rp74 miliar
    5. Pengeluaran pemerintah Rp478 miliar
    6. Pendapatan pemerintah daerah Rp183 miliar
    7. Konsumsi masyarakat Rp546 miliar
    Dari data di atas besarnya pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran adalah ....
    A. Rp1.047 miliar
    B. Rp1.230 miliar
    C. Rp1.246 miliar
    D. Rp1.413 miliar
    E. Rp1.538 miliar

    Pembahasan Soal
    Penghitungan Pendapatan Nasional Melalui Pendekatan Pengeluaran
    Penyelesaian:
    PN = C + G + I + (X-M)
    PN = 546 + 478 + 214 + (74 – 82)
    PN = 546 + 478 + 214 - 8
    PN = 1.230
    Jadi besar pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran adalah Rp1.230 miliar

    Jawaban B

3. Diketahui data berikut ini (dalam miliar rupiah):

    (1) Bunga atas modal = 81
    (2) Pengeluaran pemerintah = 326
    (3) Subsidi BBM = 125
    (4) Konsumsi masyarakat = 412
    (5) Ekspor keluar negeri = 127
    (6) Impor dari luar negeri = I34
    (7) Investasi masyarakat = 189

    Besarnya pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran adalah ....
    A. Rp 980 miliar
    B. Rp 987 miliar
    C. Rp 994 miliar
    D. Rp 1.105 miiiar
    E. Rp 1.186 miliar

    Pembahasan Soal
    Penghitungan Pendapatan Nasional Melalui Pendekatan Pengeluaran
    Penyelesaian:
    PN = C + G + I + (X-M)
    PN = 412 + 326 + 189 + (127– 134)
    PN = 412 + 326 + 189 - 7
    PN = 920
    Jadi besar pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran adalah Rp920 miliar

    Jawaban A

4. Perhatikan data di bawatr inil (dalam miliar rupiah)

    1. Laba pengusaha = 87
    2. Ekspor ke luar negeri = 84
    3. Impor dari luar negeri = 90
    4. Pengeluaran pemerintah = 130
    5. Pajak = 70
    6. Investasi masyarakat = 110
    7. Konsumsi masyarakat = 243
    Besarnya pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran adalah ....
    A. Rp454 miliar
    B. Rp477 miliar
    C. Rp489 miliar
    D. Rp544 miliar
    E. Rp576 miliar

    Pembahasan Soal
    Penghitungan Pendapatan Nasional Melalui Pendekatan Pengeluaran
    Penyelesaian:
    PN = C + G + I + (X-M)
    PN = 243 + 130 + 110 + (84– 90)
    PN = 243 + 130 + 110 – 6
    PN = 477
    Jadi Besarnya pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran adalah Rp477 miliar

    Jawaban B

Kembali ke : Kisi-Kisi UN Ekonomi IPS Jenjang SMA, MA, dan Sederajat

Demikian pembahasan soal tentang penghitungan pendapatan nasional mudah-mudahan ada manfaatnya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar